Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bersama Sejumlah Warga Arimbi Jaya, Jasman Bersaksi Bangunan Milik Oknum TNI "DN" Yang Terbakar Itu Gudang BBM

Bersama Sejumlah Warga Arimbi Jaya, Jasman Bersaksi Bangunan Milik Oknum TNI "DN" Yang Terbakar Itu Gudang BBM

Api Kebakaran Arimbi Jaya Sudah Sebulan Lalu Dipadamkan, tapi Aura Panasnya Masih Tarus Berkobar

PRABUMULIH | KABARPATROLI - Meskipun kejadian Kebakaran di Kelurahan Arimbi Jaya sudah berlalu sebulanan lebih pada Agustus 2026 kemarin, namun atmosfer panas kobaran api laksana masih menyengat. Ilustrasi itu tercermin mdari polemik yang tengah jadi topik hangat di media sosial.

Diberitakan sebelumnya adalah Mariska warga Arimbi Jaya yang terdampak musibah kebakaran menuntut kompensasi ganti rugi tembok rumah yang disambar jilatan api, dan beberapa barang yang disebut rusak. Menurut Mariska ada yang sudah dipenuhi tapi ada juga yang belum. Hingga berbuntut ke laporan ke Sub Den POM Prabumulih lantaran disebutkan tetangga pemilik bangunan utama yang terbakar adalah anggota TNI.

Untuk kali kedua Mariska warga Arimbi Jaya menyambangi Markas Sub DenPOM Prabumulih. Pada Selasa (29/09/2026) Mariska tak hanya dibersamai Suami dan PH nya, tapi juga serombongan tetangga nya warga dari Arimbi Jaya. Bahkan turut hadir Tokoh Masyarakat ‘Jasman’

Dalam wawancara didepan awak media Jasman memgungkapkan keberadaan nya disana saat ini dengan warga lainnya untuk bersaksi Soal bangunan yang terbakar pada Agustus lalu itu merupakan Gudang BBM milik oknum TNI, berinisial DN.

“Punya tetangga kami DN, setahu kami dia TNI’ kata Jasman.

” Itu Gudang BBM, saya ikut saat peninjauan bersama Lurah Camat dan APH” timpalnya.

“Banyak drum disana… ” bebernya.

Disebutkan juga seingat dia kegiatan pergudangan BBM itu baru sekitar lima tahun belakangan. Sementara jenis BBM di maksud menurut Jasman adalah solar.

Dan saat kejadian kebakaran kata Jasman dia sempat melihat ceceran BBM ini dijalan lingkungan dekat Lokasi kebakaran yang berceceran, tumpahan dari kendaraan pengangkut yang berkemungkinan menjauhkan BBM dari lokasi Gudang dimaksud.

Disisi lain seperti diberitakan sebelum nya oknum TNI yang disebut dalam polemik ini juga melaporkan pihak Mariska ke Polres Prabumulih. Terkait tuntutan ganti rugi yang dimintakan ke pihaknya. Dalam laporan kepolisian tercatat pihak terlapor teindikasi mengancam dan unsur pemerasan.***Tim