• Jelajahi

    Copyright © Kabarpatroli.id - Media Berita Online Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Akibat Tak Dapat Anggaran, Listrik di Sekretariat KI Sulteng Tak Menyala

    riyanhero
    Kamis, 14 Januari 2021, 9:28:00 PM WIB Last Updated 2021-01-14T19:33:45Z
    KABARPATROLI.ID, PALU - Hingga hari Kamis ini ( 14/1/2021) listrik di Sekretariat KI Sulteng yang ada di lantai dua eks Kantor Bakorluh, Kompleks Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, tidak berfungsi.

    Hal ini diungkapkan Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi dan advokasi (ESA), KI Sulteng, Isman yang menganggap Pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng ) melalui Dinas Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulteng tidak mempunyai kepedulian terhadap Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulteng.

    “Hal ini membuktikan bahwa memang Pemda tidak peduli terhadap KIP dan jaminan hak asasi manusia,” katanya.
    Akibat tidak hidupnya listrik di Sekretariat KI, aktifitas administrasi kesekretariatan belum berjalan hingga saat ini.

    “Terutama membuat surat panggilan sidang terhadap Pemda/PPID kabupaten Donggala selaku termohon dan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Sulteng (LKPK) yang dijadwalkan sidang pada Senin 18 Januari  dan sidang antara Bank Sulteng (BPD) dan LKPK yang dijadwalkan Selasa 19 Januari,” ungkapnya.

    Dalam hal ini, Isman juga menjelaskan khususnya hak atas informasi publik sebagai amanah pasal 28 F undang-undang dasar (UUD), UU No 14 tahun 2008 tentang Komisi Informasi Publik (KIP) dan UU Pemda, khususnya pasal 393 Sampai dengan pasal 395 Tentang Kewajiban Pemda untuk Terbuka/Transparan.

    Untuk diketahui, sejak bulan Desember 2020  sampai Januari 2021 listrik di kantor KIP tidak berfungsi, sebab anggaran pembelian pulsa listrik tidak ada.

    “Terkait anggaran Rp900 ribu untuk biaya pembelian pulsa listrik, sampai hari ini tidak ada satupun staf di KIP Sulteng yang menerima anggaran uang tersebut,” kata Isman.

    Laporan: (*/eko prasetyo)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    KRIMINAL

    +