• Jelajahi

    Copyright © Kabarpatroli.id - Media Berita Online Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    2 Terduga Pelaku Pencurian Tembaga Milik PT. IMIP Berhasil Diamankan Polisi, 3 Lainnya Berhasil Lolos

    riyanhero
    Selasa, 12 Januari 2021, 11:42:00 AM WIB Last Updated 2021-01-12T05:19:39Z

    KABARPATROLI.ID, MOROWALI - Polisi berhasil mengamankan dua pelaku dugaan kasus pencurian tembaga batangan yang terjadi pada Sabtu (9/1), pukul 01.00 WITA, di area Kawasan Industri PT. IMIP Side Morowali, tepatnya di Gudang TSINGSAN (Group) Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.


    Berdasarkan keterangan dalam  press release penanganan kasus dugaan pencurian tembaga batangan milik PT IMIP, Senin (11/1/2021), diketahui terdapat tiga pelaku yang berhasil melarikan diri.


    “Tiga rekannya, inisial De, Mi, Ed yang semuanya warga Desa Bahomakmur, melarikan diri ke dalam hutan di dalam area kawasan industri PT. IMIP saat kepergok oleh Security sedang mengangkat tembaga batangan ke dalam satu mobil Xenia warna silver,” jelasnya.


    Diketahui, kedua pelaku yang berhasil diamankan ialah inisial (26) dan Is (33) yang diketahui warga Desa Bahomakmur dan selama ini tidak memiliki pekerjaan.
    Dalam kejadian ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tembaga batangan sebanyak 47 batang panjang 3 meter, yang diketahui adalah milik PT. IMIP yg digunakan untuk Arde di pembangunan PLTU Tahap VI di Desa Labota di Area Kawasan Industri PT. IMIP Side Morowali Kecamatan Bahodopi.


    Tak hanya itu, pihak kepolisian juga mengamankan 1 unit mobil Xenia warna Silver nomor polisi DT 1614 GH.
    “Perkiraan nilai harga tembaga batangan itu Rp43,71 Juta dengan taksiran harga per batang senilai Rp930 ribu dikalikan 47 batang,” ujarnya.


    Untuk diketahui, saat ini keduanya ditahan di Rutan Polsek Bahodopi, terhitung mulai 11 Januari 2021 sampai dengan 30 Januari 2021, dan atas perbuatannya, mereka disangkakan Pasal 363 Ayat (1) ke-3e dan 4e KUHP subsider Pasal 362 KUHP.

    Laporan: (*/eko prasetyo)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    KRIMINAL

    +