• Jelajahi

    Copyright © Kabarpatroli.id - Media Berita Online Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Siswa SMP Dimuara Enim Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

    riyanhero
    Senin, 21 September 2020, 12:09:00 PM WIB Last Updated 2020-09-21T05:16:55Z
    MUARA ENIM - Salah satu siswa SLTP bernama Nurpatil Ilhamni alias Ilham (15) warga Desa Menanti Selatan Kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim, ditemukan tewas gantung diri di pohon Akasia di kebun karet milik Teguh lokasi desa setempat, Minggu (20/9/2020).

    Dari informasi yang dihimpun, bahwa menurut Ayah tiri korban Jailani (51) mengatakan bahwa pada hari Jumat siang (18/9/2020) sekitar pukul 01.00, korban pergi dari rumah dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

    Namun sampai malam, korban belum juga pulang-pulang dan ia mengira korban pulang ke tempat ayahnya di Desa Sungai Medang, Prabumulih.
    Pada hari Minggu (20/9/2020), ia bersama istrinya Erwana (36) yang merupakan Ibu kandung Ilham, seperti biasa datang ke kebun karet untuk nakok ( ambil getah karet-red) dan melihat di kebun ada motor Ilham. Kemudian iapun melakukan pencarian dan tiba-tiba ia dipanggil Erwana (Ibu korban) sambil berteriak.

    Mendengar teriakan istrinya, iapun spontan bergegas menghampiri dan melihat Ilham sudah tergantung di pohon Akasia di kebun miliknya.

    Kemudian ia memberitahu warga sekitar yang berada di kebun dan langsung menghubungi Pemerintah Desa Menanti dan Pemdes Menanti memberitahukan kejadian tersebut ke Polsek Gelumbang Resor Muaraenim.

    Lalu anggota Polsek Gelumbang melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) melihat posisi mayat menggantung sekitar 1,5 meter di atas permukaan tanah dengan kondisi leher terikat tali tambang warna Orange dan sudah mengeluarkan bau menyengat.

    Selanjutnya mayat tersebut dibawa ke RSUD Gelumbang untuk dilakukan visum dan setelah dilakukan visum oleh RSUD Gelumbang pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan tidak akan menuntut secara hukum dan membawa mayat tersebut ke Desa Menanti Selatan untuk dikebumikan.

    Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Gelumbang Iptu Harry Dinar membenarkan telah mendapat laporan dari warga Desa Menanti Selatan, bahwa ada orang tewas gantung diri pohon Akasia di kebun karet dengan menggunakan seutas tali tambang warna Orange dengan kondisi sudah membusuk serta mulut sudah ada ulat Belatung.

    Mata korban mengeluarkan darah, lidah tergigit, luka leher akibat jeratan tali, perut membengkak, lebam dibagian perut bawah, mengeluarkan sperma, anus mengeluarkan feses/kotoran.

    Menurut keterangan ibu kandung korban, lanjut Iptu Harry Dinar, bahwa korban menghilang semenjak hari Jum'at siang sekitar pukul 13.00 wib dan diduga korban pergi kerumah kerabatnya di desa tetangga karena korban sudah sering melakukan hal tersebut.

    Bahkan sebelumnya korban sudah pernah mencoba bunuh diri sebanyak dua kali yaitu yang pertama pada tahun 2018 di belakang sekolah MTS Tarbiyatul Sarbiyan tempat korban sekolah menggunakan sebilah pisau dan yang kedua sekitar enam bulan yang lalu menggunakan tali d irumah tempat tinggalnya.

    Korban pernah mengalami kerasukan makhluk halus pada waktu masih kelas 6 SD, sejak itu korban merasa ada yang mengikutinya.

    "Saat ini, pihaknya telah mengamankan barang bukti yakni seutas tali tambang warna Orange panjang sekitar 1,5 meter, Baju kaos warna Merah, Celana panjang dasar warna Biru dan Sepasang sandal jepit milik korban," jelasnya.(ari)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    KRIMINAL

    +